Sesungguhnya bukan perkara mudah untuk menentukan apakah satu mobil itu disebut kuno atau klasik, karena definisinya akan berubah seiring dengan waktu. Banyak faktor mempengaruhi seperti popularitas pada jamannya, modelnya, kelangkaannya, perlengkapannya, teknologinya atau nilai historisnya. Sebagai contoh popularitas adalah , mobil yang sering muncul di TV atau di film cenderung memiliki status/peringkat/nilai klasik yang lebih tinggi dibanding yang tidak.
Namun apa perlunya mendefinisikan sebuah mobil termasuk ke dalam mobil klasik atau kuno, apalagi antik (vintage) ?. Di luar negeri, hal ini erat kaitannya dengan Asuransi. Perusahaan asuransi memiliki aturan dan cakupan terhadap mobil yang akan diasuransikan, terutama dalam hal premi yang harus dibayarkan. Banyak perusahaan asuransi memiliki aturan bahwa mobil harus minimal 25 tahun atau lebih tua untuk dianggap klasik. Jika mobil lebih tua dari tahun 1930, kemungkinan akan dianggap antik/vintage. Beberapa lembaga asuransi mobil dan kendaraanbermotor bahkan memiliki catatan status sejarah untuk kendaraan dari usia tertentu.
Hingga saat ini tampaknya tidak ada definisi konkret dari sebuah mobil klasik, karena selalu berubah tergantung kepada orang/organisasinya. Namun beberapa pendapat dibawah ini mungkin bisa menjadi patokan :
Classic Car Club of America (CCCA)
Menurut CCCA, yang disebut sebagai mobil klasik adalah mobil yang diproduksi antara tahun 1925 dan 1948. Sedangkan mobil yang diproduksi dibawah tahun 1925, dianggap sebagai mobil antik(vintage). CCCA memiliki daftar lengkap dari kendaraan yang diklasifikasikan sebagai mobil klasik, melalui hasil penelitian yang dilakukan dengan sangat hati-hati. Meskipun setiap anggota klub ini dapat memohon penambahan dari daftar yang telah ada, jarang sekali ada permohonan yang diakomodasi.
Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI)
Menurut Ketua Umumnya, HM Bambang Rus Effendi, sebutan "klasik" pada mobil lebih ke arah modelnya yang dianggap sangat indah. Jadi tidak dipengaruhi oleh usia mobilnya. Selain itu, sebutan "klasik" juga menunjukkan jumlah produksinya yang terbatas, seperti Ferarri keluaran tahun 2000-an, juga bisa disebut klasik. Sedangkan mobil yang dikategorikan kuno identik dengan mobil yang usianya paling muda 40 tahun ke belakang.
Komunitas Penggemar Mobil Klasik (KMPK)
Perintis komunitas ini yaitu Dr. Soepomo Prodjoharjono, MSocSc (yang akrab dipanggil Pompi), memiliki pendapat lain. Menurutnya, mobil yang tergolong dengan kategori klasik adalah mobil yang bentuknya indah, tak habis dimakan zaman, dengan usia mobil sekitar masih sekitar 30 tahun ke belakang. Sedangkan mobil kuno adalah "heritage", yaitu mobil yang usianya sudah sangat tua dan jarang sekali dapat ditemui di jalan.
Pendapat diatas baru sekedar contoh perbedaan pendapat dari 3 organisasi penggemar mobil. Itu sebabnya walaupun CCCA telah berusaha dengan keras membuat klasifikasi untuk mobil klasik, hingga saat ini hasilnya belum diakui secara universal.
Setiap komunitas yang berada di satu wilayah bahkan negara, memiliki aturan untuk mendefinisikan sebuah mobil layak disebut "klasik" untuk acara-acara seperti pendaftaran keanggotaan atau kegiatan pameran. Pennsylvania misalnya, komunitas penggemar mobil klasik di wilayah ini mendefinisikan bahwa sebutan mobil klasik diperuntukkan bagi sebuah kendaraan bermotor yag bukan hasil reproduksi, yang dibangun setidaknya 15 tahun sebelum tahun berjalan, dengan penampilan dan kondisi yang dipertahankan atau dikembalikan ke kondisi dan spesifikasi produsen kendaraan bermotor tersebut.
Sumber :