
Ekonomi global saat ini sedang menghadapi ketidakpastian. Para pemilik dana tidak lagi puas dengan instrumen investasi yang ada. Kecenderungannya, mereka justru memilih investasi dalam bentuk fisik yang dianggap memiliki nilai intrinsik, yaitu barang-barang yang memiliki pasokan terbatas, seperti mobil klasik.
Hasil penelitian Historic Automobile Group International (HAGI) terhadap perkembangan mobil klasik, didapat kesimpulan bahwa :
Namun, investasi di mobil klasik juga memiliki beberapa kelemahan. Nilai kendaraan klasik bisa saja turun karena adanya depresiasi atau menurunnya kondisi seperti cat yang terus luntur atau terdapat goresan. Selain itu, investor juga tak bisa menikmati dividen maupun pendapatan seperti instrumen obligasi atau bentuk lainnya. Belum lagi kewajiban dari investor untuk mengeluarkan dana guna perawatan dan perbaikan mobil klasik agar tetap membuatnya bisa menghasilkan keuntungan.
Investor juga harus mengerti bahwa indek HAGI ini menggambarkan harga kendaraan yang jarang dan merupakan mobil klasik paling mahal. Sebagai contoh, Aston Martin coupe keluaran tahun 1955 yang dibeli seharga 181 ribu poundsterling pada 2009, berhasil dijual sebesar 227 ribu poundsterling pada Mei 2011. Oleh sebab itu, agar memperoleh keuntungan, Investor harus mempunyai penerawangan yang bagus mengenai mobil yang akan popular sepanjang masa.
Sumber : beritabisnisnews.blogspot.com;05/02/12; "Mobil Klasik, Investasi Baru Pemberi Laba"