Aksesoris Roof Rack

Tak terasa bulan suci Ramadhan telah menjelang. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, hari raya Idul Fitri pun akan datang.

Ada salah satu tradisi yang tak mungkin ditinggalkan masyarakat di seluruh Indonesia yaitu berkumpul dengan sanak saudara yang berada di kampung halaman, yang biasa disebut “Mudik”.

Mudik memang sebuah fenomena . Berbagai macam cara dan jalan ditempuh demi melepas kerinduan untuk bertemu keluarga besar . Alat transportasi mulai dari pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus,sepeda motor, bahkan mobil retro pun menjadi pilihan untuk menempuh perjalanan tersebut.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa apapun yang kita lakukan dengan senang hati akan membawa pengaruh positip. Demikian juga dengan mobil retro, realitanya memang mobil yang telah berumur, tentunya mempunyai banyak keterbatasan di banding dengan mobil baru. Akan tetapi hal ini tidak menjadi penghalang untuk dipakai sebagai kendaraan mudik. Kebangggan serta percaya diri yang tinggi seringkali mengalahkan “akal sehat”. Dan terbukti, dengan persiapan yang matang, mobil retro masih cukup tangguh untuk perjalanan jauh seperti mudik. Jadi, siapa takut mudik pake mobil retro ?.

Ada satu hal yang sangat identik dengan ritual mudik, yaitu barang bawaan. Peletakan barang bawaan ini seringkali mengorbankan ruang kabin mobil atau menganggu konsentrasi pengemudi dengan bergesernya barang bawaan. Untuk mencegah barang bawaan tersebut bergeser atau berpindah-pindah tempat, dapat dipasang cargo net. Sedangkan untuk menyembunyikan barang bawaan di dalam kabin mobil dari pandangan orang luar, maka pemasangan cargo covermobil retro dengan jenis sedan memang lebih beruntung karena barang bawaan dapat diletakkan di bagian belakang mobil, walaupun kapasitas angkut penumpangnya lebih kecil. sangat disarankan. Kedua produk ini selain bentuknya yang simple, kegunaannya pun cukup fungsional. Bagi pemilik

Bagaimana dengan mobil retro jenis SUV atau minibus ?. Ada solusi untuk hal ini, yaitu dengan memasang roof rackRoof rack adalah tambahan peralatan pada kendaraan yang berfungsi memberikan ruang tambahan untuk penempatan barang-barang diluar kabin. Pada beberapa merk dan jenis kendaraan, roof rack menjadi peralatan original / bawaan pabrik. Sedangkan pada kendaraan lain merupakan aksesoris aftermarket yang dapat dipesan atau dibeli melalui dealer kendaraan tersebut atau langsung ke pada distributor atau toko aksesoris. Selain dari segi fungsional, roof rack juga kerap digunakan untuk keperluan estetika kendaraan, terutama pada jenis mobil SUV dan minivan, untuk menimbulkan kesan gagah serta serba guna. diatas kendaraan Anda.

Ada banyak perusahaan aksesoris kendaraan yang membuat roof rack ini, yang telah terkenal antara lain : Thule, RhinoYakima. Untuk di Indonesia, beberapa pemilik bengkel modifikasi juga membuat roof rack yang modelnya meniru model-model merk terkenal dengan harga yang lebih murah dengan kekuatan yang cukup baik. dan

Pada umumnya roof rack system terdiri dari 3 bagian yaitu : side rail/tracks (roof bar/roof rail), mounts (dudukan) dan rak/box. Roof rack model lama biasanya terpasang langsung di atap kendaraan. Sedangkan pada kendaraan yang lebih modern, roof rack dipasang dengan tambahan dudukan diatas frame kaca pintu. Pada beberapa kendaraan pemasangan roof rack perlu perlakuan khusus dengan memperkuat dudukan dimana posisi roof rack tersebut akan dipasang.

agaimana dengan roof rack untuk mobil retro?. Ada banyak model yang dapat diaplikasikan pada mobil retro, mulai dari model yang menggunakan bahan pipa bulat, bahan pelat , bahkan dari bahan kayu jati, yang tentunya harus dipertimbangkan juga segi estetika nya.

Satu hal yang pasti, pertimbangkanlah dengan matang jenis roof rack yang akan digunakan. Untuk lebih mudahnya, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Mempelajari buku petunjuk kendaraan atau mencari informasi melalui pihak pabrikan untuk mendapat informasi akurat.

.

  • Mengetahui berat maksimal yang mampu ditopang oleh kendaraan. Hal ini berpengaruh pada pemilihan bahan material yang digunakan untuk roof rack. Roof rack yang terbuat dari baja jelas lebih kuat, tetapi juga berat. Jika bodi mobil tidak cukup kuat, barang yang dapat diangkut ke atas roof rack pun terbatas. Sementara bahan aluminium lebih ringan daripada baja, namun tidak dianjurkan untuk membawa barang yang terlalu berat, seperti sepeda lebih dari satu buah atau peralatan olahraga lain yang cukup memakan tempat dan memiliki massa tinggi. Jika mobil retro anda adalah sedan ada baiknya tidak melebihi dari 50 kg, sebab atap jenis mobil ini didesain untuk beban tidak lebih dari 75 kg. Sedangkan jenis untuk mobil retro SUV yang telah memiliki roof rail, memang telah dirancang untuk menahan beban sekitar 100 kg.

.

  • Memperkirakanlah jenis, bobot serta dimensi barang yang akan dibawa. Sebagai contoh, jika membawa banyak kopor, disarankan menggunakan roof rack dengan empat sisi untuk memberi perlindungan dan menjaga kestabilan barang. Patut diketahui pula, semakin banyak dan berat barang bawaan, maka dibutuhkan lebih banyak roof bars. Baik roof box maupun roof rack memiliki kapasitas muat yang cukup besar untuk menampung seluruh barang bawaan Anda. Biasanya kapasitas muatnya mampu mengangkut di kisaran berat antara 50 – 100 kg.

.

  • Kemudahan untuk bongkar pasang roof rack saat tidak digunakan. Hal ini juga akan menjadi keuntungan lebih jika hendak mengganti mobil, sehingga roof rack tetap bisa digunakan. Di sisi lain, adanya tambahan roller di sisi roof bar akan memberi kenyamanan dan kemudahan bagi Anda untuk menaruh dan mengambil barang bawaan dari atas roof rack.

.

  • Pertimbangan lain seperti hambatan udara yang diakibatkan oleh pemasangan roof rack. Dulu ketika mobil baru ditemukan, bentuknya cenderung kotak. Perlahan para insinyur otomotif menemukan bentuk membulat dan semakin pipih memudahkan kendaraan membelah angin. Peranan perhitungan aerodinamika begitu penting dalam konsumsi BBM. Jendela mobil yang terbuka, misalnya, akan meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 5%. Artinya, semakin kecil coeficient of drag (CD), semakin kecil tenaga mesin yang harus dipakai untuk mendorong kendaraan untuk melaju. Ini artinya semakin aerodinamis kendaraan semakin irit pula penggunaan BBM. Penggunaan carrier system, seperti roof rack atau roof box sebagai alternatif tempat penyimpanan barang juga memengaruhi aerodinamika kendaraan. Roof rack di atap kendaraan mengakibatkan hambatan udara yang cukup besar yang memicu mesin bekerja lebih keras dan otomatis membuang bahan bakar lebih banyak. Oleh sebab itu jika tak diperlukan sebaiknya carrier system dicopot. Jika terpaksa menggunakan roof rack, pilihlah model roof box yang terbuat dari bahan plastik khusus yang ringan tetapi kuat dengan desain aerodinamis.

Sumber :

  • Wikipedia.org
  • Bestindocar.co.id
  • Inabay.com
  • Freemagz.com
  • Cyberman.cbn.net.id
  • Aiwon.com
  • vwplusvw1500.blogspot.com
  • ba-outfitters.com
  • media.photobucket.com
  • webpages.charter.net
  • forums.turbobricks.com
  • Honda-tech.com
  • Wikimedia.org
  • Iconotomotif.com