Aksesoris Continental Kit

Continental Kit adalah salah satu istilah dalam dunia otomotif yang  menggambarkan lekukan berbentuk lingkaran pada bagian belakang mobil (termasuk pada kap/tutup bagasi) yang berfungsi sebagai variasi atau aksesoris untuk memberikan kesan sebagai ban serep/cadangan.

Model ini diawali pada mobil-mobil sport produksi eropa. Mobil dengan model sport produk eropa, desainnya hampir selalu mengorbankan ruang bagasi atau  ruang penyimpanan barang. Akibatnya, daya tampungnya pun berkurang. Oleh sebab itu pada mobil-mobil sport eropa, ban cadangan/ ban serep diletakkan diluar dengan memakai satu gantungan (mounting) yang menempel pada bagian belakang mobil.

Pada perkembangannya, model posisi ban serep di bagian belakang yang tadinya terpisah dari bodi mobil ini disempurnakan dengan cara memberikan satu tonjolan/lekukan dibagian belakang bodi. Tujuannya, agar mobil terlihat lebih rapih karena  posisi ban serep tidak lagi terlihat dari luar. Dengan posisi ini, juga  didapatkan ruang bagasi yang lebih lega dan lebih luas.

Trik pabrikan mobil eropa yang meletakkan ban serep/cadangan pada bagian belakang ini ternyata menarik perhatian  pabrik-pabrik mobil di amerika.  Ford adalah salah satunya.  Pada tahun 1939, Ford merancang Lincoln Continental dengan model bagasi yang pendek seperti mobil sport eropa dan menerapkan gaya continental kit ini. Penjualan mobil ini ternyata  mendulang suskes bagi Ford.

Walaupun Lincoln Continental bukanlah mobil pertama yang menerapkan letak ban cadangan diatas bumper belakang atau terintegrasi dengan bodi belakang, Ford adalah pabrik mobil pertama yang dapat merancang posisi ban serep/cadangan ini dengan elegan dan sempurna, oleh sebab itu gaya/fitur  ini diberi nama sebagai “Continental Kit”, mengambil dari merk mobil produksi Ford tersebut.

Keberhasilan ini membuat Ford kembali merancang mobil dengan gaya tersebut. Salah satunya adalah Ford  Edsel, diproduksi dengan gaya “Continental Look” yaitu dengan membuat lekukan pada bagian belakang mobil yang berfungsi untuk menutup  ban serep/ cadangan agar telihat lebih rapih karena tersembunyi di dalam bagasi.

Entah bagaimana sejarahnya , akhirnya Continental kit menjadi legenda aksesoris mobil klasik di seluruh dunia. Di amerika sendiri, legenda dari Continental Kit sebenarnya berawal dari complain Henry Ford II terhadap mobil tunggangan pribadinya yaitu sebuah Ford Thunderbird. Kesenangan beliau terhadap olahraga golf ternyata terhalang oleh mobil ini. Peralatan golf yang beliau bawa tidak dapat dimasukkan kedalam bagasi Ford Thunderbird, karena harus berbagi ruang dengan ban serep/cadangannya. Oleh sebab itu, Ford Thunderbird yang diproduksi setelah model tersebut yaitu edisi tahun 1956, meletakkan ban serep/cadangannya pada bagian luar mobil.

Menurut para ahli di pabrik mobil Ford, selain memiliki sisi positip yaitu dapat  memperluas ruang bagasi, gaya Continental Kit pada Ford Thunderbird tenyata juga menimpulkan pengaruh negatip. Perubahan titik berat akibat penambahan beban dari ban serep beserta dudukan (mounting) ini ternyata mempengaruhi “handling” dari mobil tersebut. Kemudinya menjadi lebih liar dan cenderung tidak stabil pada kecepatan tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pada Ford Thunderbird yang diproduksi pada tahun  1957, bagian belakangnya termasuk bumper ditambah  5 inches (127 mm), yang memungkinkan ban cadangan untuk berpindah kembali ke dalam, meskipun dudukan/ Kit Continental-nya  masih opsional.

Sejak saat itulah, Continental Kit menjadi salah satu pilihan aksesoris aftermarket yang popular pada era tahun 50-an sampai awal 1960.

Selain Ford, banyak pabrikan mobil di amerika serikat yang mengikuti trend tersebut. Berbagai macam desain mobil pun bermunculan dengan menerapkan Continental Kit sebagai perlengkapan standar antara lain : Nash metropolitan, Jeepster Commando dan Mercury Turnpike Cruiser.

Cara yang paling mudah menerapkan Continental Kit adalah dengan memperpanjang ukuran bumper belakang yang kemudian ditutup dengan pelat logam atau bahan fabric. Selain itu, dudukan/pegangan/bracket dari Continenental Kit ini harus dapat bergerak agar memudahkan untuk membuka tutup bagasi.

Hingga saat ini, gaya Continental Kit ternyata tidak pernah mati. Continental Kit telah menjadi aksesori yang mencirikan “roh” dari era mobil tahun 50-an. Continental Kit juga kembali  popular pada saat demam pimpmobile melanda benua amerika pada tahun 1970-an


Sumber :

  • ciencia-e-iluminismo.blogspot.com
  • auto.howstuffworks.com
  • Wikipedia.org
  • ritzsite.demon.nl
  • thelincolnstudio.com
  • pbase.com
  • palat.com.br